Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Headline » Tudingan Mental, SHGB Lahan Nippon Paint Sah Secara Hukum

Tudingan Mental, SHGB Lahan Nippon Paint Sah Secara Hukum

  • account_circle Muhammad Rizky
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 318
  • comment 0 komentar

Palu, IDNtribune.com – Polemik lahan yang menyeret PT Nipsea Paint And Chemicals kembali mengemuka setelah muncul klaim penyerobotan dan tuduhan cacat administrasi terhadap Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 00172.

Penelusuran terhadap dokumen pertanahan, rekam transaksi, serta keterangan dari kuasa hukum menunjukkan bahwa rangkaian tuduhan tersebut tidak memiliki rujukan hukum yang memadai.

Kronologi Perpindahan Hak: Transaksi 2002 Menjadi Dasar Kepemilikan

Penusuran terhadap arsip administrasi mengonfirmasi bahwa tanah yang disengketakan merupakan objek transaksi jual beli antara Hubaib (almarhum) dan Darwis Mayeri pada 25 Januari 2002. Transaksi tersebut menghasilkan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 00342/Lolu/2002 seluas 6.480 meter persegi.

Pada 18 Januari 2022, Darwis Mayeri kembali melakukan transaksi atas sebagian lahan seluas 3.534 meter persegi kepada PT Nipsea Paint melalui Akta Jual Beli No. 33/2022 yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Agung Ryan Pramana, S.H., M.Kn.

Proses pemecahan kemudian menghasilkan SHM No. 02609 yang berubah menjadi SHGB No. 00172 atas nama PT Nipsea Paint dengan masa berlaku sampai 28 Desember 2041.

Pernyataan Kuasa Hukum: Perusahaan Membeli Tanah Berdasarkan Sertifikat Tanpa Catatan Sengketa

Kuasa hukum PT Nipsea Paint, Julianer Aditia Warwan, menyampaikan bahwa pembelian lahan dilakukan berdasarkan dokumen resmi yang telah terbit jauh sebelum perusahaan melakukan transaksi.

“Permasalahan bukan terletak pada Nippon Paint. Sertifikat sudah terbit dan tidak terdapat catatan masalah ketika pembelian dilakukan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa prosedur jual beli telah mengikuti ketentuan hukum pertanahan dan dilakukan melalui akta resmi.

Keabsahan Sertifikat: Tidak Ada Pembatalan dari BPN Sigi

Hasil verifikasi terhadap status SHGB No. 00172 menunjukkan bahwa Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sigi tidak pernah mengeluarkan keputusan pencabutan. Berdasarkan asas contrarius actus, pembatalan sertifikat hanya dapat dilakukan oleh pejabat penerbit.

Julianer menegaskan bahwa tidak ada lembaga resmi yang menyatakan sertifikat tersebut tidak sah, sehingga dokumen masih memiliki kekuatan hukum penuh.

Aspek Penyidikan: Saksi Kunci Belum Diperiksa

Kuasa hukum perusahaan juga menyoroti belum dilakukannya pemeriksaan terhadap saksi mahkota yang memiliki informasi mengenai proses penyerahan tanah dan keaslian dokumen pada 2002.

“Pemeriksaan saksi tersebut diperlukan untuk memastikan keabsahan penandatanganan dokumen,” ungkapnya.

Ketidakhadiran saksi dalam penyidikan dinilai sebagai kekurangan yang dapat memengaruhi objektivitas penyelidikan.

Dugaan Pola Sistematis: Indikasi Keterlibatan Pihak Eksternal

Analisis terhadap dinamika sengketa memperlihatkan adanya indikasi bahwa persoalan ini tidak berdiri sendiri. Fokus klaim diarahkan kepada Nipsea Paint, padahal akar transaksi berada pada proses jual beli dua dekade lalu.

“Indikasi keterlibatan pihak yang diduga sebagai mafia tanah perlu diungkap. Klarifikasi dari BPN Sigi sangat diperlukan,” ujar Julianer.

Isu Warkah: Tidak Ada Putusan yang Menetapkan Pemalsuan

Pihak perusahaan juga menyampaikan bahwa tidak pernah mengetahui dugaan keberadaan 13 warkah palsu dalam penerbitan SHM No. 00342. Selain itu, belum terdapat putusan pidana yang menyatakan Darwis Mayeri melakukan pemalsuan dokumen.

Penyelesaian sengketa ini memerlukan langkah komprehensif dari aparat penegak hukum dan lembaga pertanahan agar kepastian hukum terjaga. Penanganan yang objektif menjadi penting untuk menghindari potensi kriminalisasi terhadap pembeli yang beritikad baik.

  • Penulis: Muhammad Rizky

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Economic Freedom Fighters (EFF) leader Julius Malema was recently convicted of hate speech.

    Julius Malema Found Guilty in Public Firearm Discharge Case

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 194
    • 0Komentar

    IDNtribune, Johannesburg – South African opposition politician and Economic Freedom Fighters (EFF) leader Julius Malema has been found guilty in a case of public firearm discharge that occurred seven years ago. The verdict was delivered by magistrate Twanet Olivier after three days of hearings at the East London Regional Court, South Africa. The case originated […]

  • Buah Durian Montong kini jadi komoditas andalan ekspor kabupaten Parigi Moutong

    Ekspor Durian Montong ke Tiongkok, Peluang Emas bagi Petani Parigi Moutong

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 419
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Business – Kesepakatan Protokol Ekspor Durian Beku antara Badan Karantina Indonesia dan General Administration of Customs China (GACC), yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok, Li, menandai babak baru dalam perdagangan hortikultura nasional. Akses resmi ekspor durian beku ke pasar Tiongkok bukan hanya capaian diplomatik yang strategis, […]

  • Balia Dance, a Healing Ritual of the Kaili Tribe

    Balia Dance: The Healing Ritual of the Kaili Tribe

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Stenly Fischer
    • visibility 371
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Palu – Central Sulawesi is the largest province on the island of Sulawesi, Indonesia. Its indigenous population consists of 15 ethnic groups, the largest of which is the Kaili tribe, whose members inhabit much of the province, including the regions of Donggala, Sigi, Palu, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, Poso, Tomini Bay, and the coastal […]

  • Traditional Chinesee Medicine

    常见中草药推荐:传统智慧与现代健康的结合

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 570
    • 0Komentar

    IDNtribune.com, Healt – 中草药作为中华传统医学的重要组成部分,已有数千年历史。其核心理念在于通过天然草本调和人体阴阳、促进气血流通,从而达到预防疾病与增强体质的目的。近年来,随着全球对自然疗法的兴趣上升,许多中草药因其疗效显著而逐渐被世界各地所接受与应用。以下为几种常见且广泛使用的中草药介绍。 1. 人参(Ginseng)人参是最具代表性的中草药之一,被誉为“百草之王”。其根部具有提升能量、缓解压力、增强认知功能的作用。人参能强化免疫系统,促进整体健康。常见品种包括红参与白参:红参偏重于增强体力与耐力,而白参更适合改善消化功能与心理健康。 2. 黄芪(Astragalus / Huang Qi)黄芪以其“补气固表”的功效著称,常用于增强免疫力、防治感冒与改善血液循环。该药材还被认为有助于维持肾脏健康。在中医配方中,黄芪常与其他草药搭配使用,以提高治疗效果。 3. 枸杞(Goji Berry / 枸杞子)枸杞为红色小果,富含抗氧化物质。其主要功效包括养肝明目、改善睡眠与延缓衰老。枸杞常以茶饮或食材形式摄入,是调理气血、增强体力的重要药食两用植物。 4. 灵芝(Reishi / Lingzhi)灵芝在中医中被视为延年益寿之药,具有调节免疫、抗肿瘤、抗炎与解毒等多重功效。其“适应原”(Adaptogen)特性有助于身体抵御生理与心理压力,广泛用于养生保健领域。 5. 当归(Dong Quai)被称为“女性人参”的当归,是调理女性健康的重要药材。其主要用于缓解经痛、调节月经与更年期症状,同时促进血液循环并强化心血管系统。当归亦被用于改善肤色与滋养肌肤。 6. 菊花(Chrysanthemum)菊花具有清热解毒、平肝明目的功效,常用于缓解发热、头痛及眼睛疲劳。菊花茶除具有镇静作用外,还能有助于降低血压、改善心脏健康。 7. 甘草(Licorice / 甘草)甘草是中药方剂中使用最广的药材之一,具有调和诸药、缓急止痛、润肺止咳等作用。其还能改善消化、减轻炎症,并中和其他草药的烈性,使配方更为平衡。 中草药以其整体性与协调性著称,是中医“治未病”理念的核心体现。然而,专家提醒,在使用中草药前应咨询专业医师,以确保剂量与配伍安全,尤其对于患有慢性疾病或正在服用其他药物的人群而言更为重要。

  • RSPPN Soedirman Tandatangani PKS Dengan Mitra Strategis

    RSPPN Soedirman Tandatangani PKS Dengan Mitra Strategis

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 219
    • 0Komentar

    JAKARTA, IDNTRIBUNE.COM– Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Soedirman Kemhan RI yang memiliki misi menyelenggarakan pelayanan perumasakitan dengan keunggulan rehabilitasi medik dan menjadi rujukan nasional rehabilitasi medik melekukan perjanjian kerja sama (PKS) dengan berbagai mitra kerja potensial, Kamis (11/9/2025) Acara ini diselenggarakan di lobby RSPPN Soedirman dan dibuka dengan sambutan dari Kapusrehab Kemhan RI Brigjen […]

  • ASEAN Secretary-General, Dr. Kao Kim Hourn

    ASEAN Secretary-General Visits Australia to Strengthen ASEAN-Australia Strategic Partnership

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 278
    • 0Komentar

    IDNtribune, Australia – ASEAN Secretary-General, Dr. Kao Kim Hourn, is scheduled to undertake an official visit to Adelaide, Australia, from 24 to 28 August 2025. The visit is carried out at the invitation of the Organising Chairman of the Australia-ASEAN Business Forum, Francis Wong OAM. During the forum, Dr. Kao will deliver a keynote speech […]

expand_less